Si Kecil Ibra

Perkenalkan namanya Ibra, jerapah jantan berusia 14 bulan. Lahir di Giraffe Centre dari jerapah betina tertua di tempat konservasi itu. Pertemuan saya dengan Ibra terjadi beberapa hari sebelum saya meninggalkan Kenya.

Setelah tersenyum puas melihat sebuah stiker visa Republik Malawi kembali tertempel di passport hijau saya, saya dan Ronald kolega dari MSF South Sudah berkunjung ke Giraffe Centre. Sebuah tempat konservasi jerapah jenis Rothschild salah satu jenis jerapah yang sudah hampir punah. Letaknya di pinggiran kota Nairobi, cukup dekat dengan Nairobi National Park. Selain mengenal Ibra, saya pun berkesempatan untuk belajar lebih banyak tentang hewan cantik ini.

Walaupun hewan berleher jangkung ini hanya terdiri dari satu spesies saja, ada beberapa sub-spesies. kesemuanya merupakan sub-spesies yang dilindungi. Menurut saya jerapah selain anggun, juga pemalas. Mereka menghabiskan 12 jam lebih waktunya hanya untuk makan!

Hmm, seandainya hidup manusia juga bisa seperti mereka mungkin kita akan lebih bahagia…

Ibra mungkin beruntung bisa lahir di tempat konservasi ini, kemudian memastikan dirinya bisa tumbuh dewasa sebelum kembali ke alam liar tempat dimana dia semestinya berada atau mungkin juga dia sial, karena akhirnya harus menghabiskan masa kecilnya terkungkung dalam keterbatasan?

Apapun itu hipotesa saya, sepertinya Ibra tidak berfikir seruwet itu. Selama ada pucuk hijau untuk digapai dan gosokan hangat ibunya di punggungnya, semua akan baik-baik saja…

Hmm, seandainya kita juga bisa sesederhana mereka…

Safari adalah hal pertama yang muncul di benak saya saat mendengar kata Kenya! Sudah menjadi impian saya sejak pertama kali menonton film Out in Africa bahwa suatu hari nanti saya akan berkunjung ke benua hitam dan bersentuhan dengan hewan-hewan liar.

Maka kesempatan berkunjung ke Kenya tidak saya sia-siakan. Ingin rasanya berkendara di atas 4WD melintas Masaai Mara dan melihat migrasi ribuan wilderbeest dan zebra. Sayang, musim hujan mengungkung hewan-hewan jauh di dalam rimbunnya semak savana.

Beruntunglah saya bisa mengunjungi Nairobi National Park, satu-satunya taman nasional di dunia yang terletak di hiruk pikuk kota dan kondisinya masih sangat terjaga.

Jiwa kanak-kanak saya seketika kembali saat pertama kali saya berjumpa Jerapah yang sedang menggapai jumput dedaunan atau sekumpulan zebra yang saling menyisir leher satu dan lainnya. Berusaha sekuat tenaga untuk mengenali singa yang bersembunyi ataupun leopard yang tertidur malas di puncak pohon besar, dan mengendap-endap pelan di balik Buffalo yang berjalan pelan dan keluarga Rhino yang pemalunya sungguh luar biasa.

sungguh hewan-hewan ini anggun dan menarik dalam caranya masing-masing, tak heran beberapa dari kita tega berburu untuk mengabadikan keindahannya.

sayang…

[I upload the series of my trip to Nairobi National Park at Nairobi National Park 14 on Flickr. To you who loves cute animal, ENJOY!] 🙂