Saya senang berlari!

Berlari membuat saya dapat mempercepat perpindahan, mengubah lampau menjadi kekinian. Berlari pun memperpendek jarak, mendekatkan yang jauh dan menjauhkan kegagalan.
Di rumah sakit ini saya berlari hampir setiap saat, saat kode merah menyala dan salah satu dari ratusan anak di bangsal kami kembali meregang nyawa. Mungkin pengantar pizza atau pak pos yang sering bertandang ke rumah akan kagum melihat saya begitu seringnya berlari dari satu bangsal ke bangsal lain, layaknya mereka.
Saat berlari saya tak pernah menatap ke bawah pun menoleh ke belakang. Berlari memfokuskan tujuan, memaksa saya meninggalkan segala sesuatu yang bukan menjadi proritas.
Tapi akhir-akhir ini saya mulai menyadari bahwa berlari membuat waktu tampak memelanΒ dan terkadang saya ingin sebentar saja berjalan pelan…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s